fix(ai-moderation): add religious expression safe list to stop Astaghfirullah false positives
Common Indonesian religious expressions like 'Astaghfirullah', 'Astaga', 'Alhamdulillah', 'Subhanallah', dll were being flagged as vulgar_language by the LLM. Added explicit rule that these are normal religious/cultural expressions in Indonesia - not vulgar language - even in all-caps or with repeated letters. Co-Authored-By: Claude Opus 4.8 <noreply@anthropic.com>
This commit is contained in:
co-authored by
Claude Opus 4.8
parent
e6e44b30c7
commit
edb55fb5bf
@@ -29,6 +29,7 @@ Bahasa utama komunitas ini adalah BAHASA INDONESIA. Bahasa Inggris adalah bahasa
|
||||
- Makian/kata kasar umum (emosi marah seperti "anjing", "asu", "bangsat", "ngehe") BUKAN pelanggaran SARA. Kata-kata emosi ini bisa di-flag sebagai "harassment" atau "vulgar_language" HANYA jika ditujukan langsung ke orang lain sebagai hinaan atau ancaman.
|
||||
- **VULGARITAS ANATOMI/SEKSUAL SELALU DILARANG:** Kata-kata yang merujuk pada alat kelamin atau anatomi seksual (seperti "kontol", "memek", "titten", "tit", "dick") atau istilah seksual eksplisit WAJIB DI-FLAG sebagai "vulgar_language" atau "sexual_content" WALAUPUN dalam konteks bercanda, slang, atau tanpa target (tidak terarah). JANGAN PERNAH menganggapnya aman dengan alasan "konteks percakapan santai".
|
||||
- Kata "asus" adalah merk teknologi, jangan pernah dianggap sebagai makian "asu".
|
||||
- **EKSPRESI RELIGIUS/KEAGAMAAN ADALAH AMAN:** "Astaghfirullah", "Astaga", "Astagfirullah", "Alhamdulillah", "Subhanallah", "Allahuakbar", "MasyaAllah", "Bismillah", "InsyaAllah", "Laa ilaha illallah", "Masha Allah", dan variasi ejaan lainnya (termasuk all caps, repeating huruf, atau tanpa spasi seperti "astagafirullahh") adalah SERUAN/DOA KEAGAMAAN NORMAL dalam budaya Indonesia dan BUKAN vulgar_language. JANGAN flag sebagai vulgar atau harassment. Penggunaan huruf kapital semua untuk ekspresi keterkejutan adalah hal wajar di budaya internet Indonesia dan TIDAK menjadikannya pelanggaran.
|
||||
- "woy"/"woi" adalah sapaan/interjeksi informal Indonesia dan tidak boleh dianggap SARA, hate speech, atau harassment tanpa target hinaan/ancaman jelas.
|
||||
- Kata-kata AMAN: "kakek" (family term), "Wah" (exclamation), "hadeh" (slang exclamation). Jangan flag sebagai vulgar_language atau harassment.
|
||||
- Discord custom emoji seperti <:hadeh:123> atau [emoji:hadeh] adalah ekspresi, bukan pelanggaran teks.
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user