Ditemukan lewat trace manual (bukan implementer): fixture lama cuma
punya 1 baris berpola error, di bawah ambang looks_log_shaped (>=3),
jadi tanpa sadar selalu jatuh ke squash_generic -- test tetap lulus
tapi tidak pernah menguji logika scoring/windowing squash_log sama
sekali. Tambah baris error/warning lagi supaya jalur squash_log
benar-benar terpakai.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Ditemukan implementer Task 4 (percobaan kedua, lagi-lagi BLOCKED
sebelum commit apapun): test sebelumnya memakai string sama yang
panjang+entropi-rendah di semua 4 elemen array, jadi elemen index
0-2 pun ikut ter-elide oleh aturan panjang/entropi normal -- tidak
benar-benar menguji efek posisi array. Ganti fixture pakai string
berbentuk UUID (tanpa spasi, entropi tinggi) yang lolos aturan normal
di posisi manapun, supaya index 3 yang di-force-elide walau
identifier-shaped benar-benar membuktikan aturan "past index 3
regardless of length/entropy".
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Ditemukan implementer Task 4 sebelum commit apapun (BLOCKED, bukan
kode salah): entropi Shannon mentah per-karakter tidak membedakan
prosa dari identifier acak — prosa berulang skor ~3.89 bit/char,
lebih tinggi dari UUID (~3.39). Tambah syarat "tanpa spasi" sebelum
cek entropi (meniru pre-filter headroom sendiri), turunkan ambang ke
3.0 pada skala mentah. Fixture test array JSON juga diperbesar
(repeat 5 -> 8) karena sebelumnya tidak pernah melewati SQUASH_FLOOR_BYTES
yang diasumsikan test itu sendiri.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Panggilan tool read-only (read, grep, glob, dst) dengan argumen persis
sama menyisakan satu salinan penuh saja di context; entri lama diganti
placeholder tapi tool-call-nya sendiri tetap terlihat di riwayat. Tool
bersifat mutasi (write/edit/bash/dll) tidak pernah disentuh.
Jadikan tool_scope::READ_TOOLS pub supaya jadi satu-satunya sumber
klasifikasi read-only, dipakai ulang bukan didaftar dua kali.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Satukan tiga salinan logika resolusi context_window (Action::Compact,
spawn_turn, status bar) yang sempat melenceng satu sama lain.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Ganti tiga heuristik char-count (/3 di shortsend, /4 di loop turn, /4
di status bar) yang saling tidak konsisten dengan satu BPE tokenizer
nyata. tiktoken-rs membundel vocab lewat include_str! saat build, jadi
tidak ada akses jaringan saat runtime.
Fixture pendek sebelumnya (~8 token nyata per pesan lewat tiktoken)
tidak pernah melebihi target 700 token, jadi shape_messages tidak
pernah men-drop satu pesan pun -- satu test gagal, satu test lain
lulus secara vakum. Pakai fixture lebih panjang (~49 token/pesan)
yang diverifikasi melebihi target dengan nyaman.
9 task: tokens.rs (tiktoken-rs), window.rs, dedup.rs, squash.rs,
shaping.rs (port shortsend), gabungan cutover+fix /compact manual,
wiring squash, status bar, dan mode ringkas opsional. Setiap task
diverifikasi dengan cargo build/test nyata, bukan -D warnings (yang
sudah merah di main karena warning pre-existing di file lain).
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Facade cuma dipakai generically oleh satu caller (Action::Compact);
auto-loop tetap butuh kontrol per-stage sendiri. Selaras dengan prinsip
"No DI" di CLAUDE.md. dedup::collapse juga diubah mengembalikan
(Vec<ChatMessage>, bool) supaya caller tahu ada perubahan tanpa perlu
ChatMessage: PartialEq.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Ditemukan saat menulis plan: kompresi JSON pada hasil read akan merusak
byte-exactness yang dibutuhkan untuk edit selanjutnya jika file yang
dibaca kebetulan berformat JSON (package.json, tsconfig.json, dst).
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Rencana pengganti shortsend.rs dengan modul context/ (dedup, squash,
shaping, tokens, window) plus mode ringkas opsional, disusun dari studi
teknik rtk-ai/rtk, headroomlabs-ai/headroom, dan JuliusBrussee/caveman
(ide saja, tanpa menyalin kode).
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
AppStateRest::new() men-spawn thread ignore::Walk untuk mention_index
tanpa syarat, padahal mode --attach cuma dipakai untuk render lokal —
handle_key dan logika mention berjalan di sisi daemon lewat IPC, jadi
index di client attach tidak pernah dipakai. Ini bikin setiap
--attach melakukan full workspace walk (sampai 50.000 entry) sia-sia.
Pindahkan thread-spawn itu ke method terpisah
spawn_mention_index_build(), dipanggil eksplisit dari
run_single_process() dan run_daemon() setelah AppStateRest::new(),
tapi sengaja tidak dipanggil dari run_attach().
Cursor bisa berpindah (Left/Right) tanpa menutup dropdown mention,
sehingga mention_start jadi stale relatif ke cursor saat Enter
ditekan. select_autocomplete() lalu memanggil replace_range dengan
start > end dan panic (crash seluruh TUI, termasuk daemon). Tambah
guard: jika cursor < mention_start atau mention_start > buffer.len(),
tutup dropdown dan kembalikan false alih-alih menyambung range yang
tidak valid. Tambah regression test yang mereproduksi skenario ini.
Tambah DaemonFrame::ClipboardCopy(String) supaya daemon bisa
mengirim teks pending_clipboard_copy ke attach client, yang
kemudian menulis sekuens OSC52 ke stdout-nya sendiri (bukan
stdout daemon yang tidak dimiliki terminal user).
Ketika write tool membuat file baru (bukan overwrite), path file
sekarang di-push ke mention_index untuk autocomplete @file mention.
- Capture file existence status sebelum write
- Push ke mention_index hanya untuk genuinely new files
- Add 2 tests: one untuk new file push, one untuk overwrite non-duplication
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Menambahkan field mention_index: MentionIndex ke ToolCtx/ToolCtxBuilder dan
AppStateRest, mengikuti pola dir_cache yang sudah ada. AppStateRest::new()
sekarang men-spawn thread background yang men-walk setiap workspace root
via ignore::Walk, membangun daftar path file (dengan prefix [N] untuk root
selain yang pertama) dan mengisi mention_index — data ini yang akan dipakai
fitur autocomplete @file-mention.
Menambahkan MentionIndex (indeks path file thread-safe untuk fitur
autocomplete @file-mention), enum AutocompleteKind untuk membedakan
dropdown slash-command dan file-mention, serta method baru pada
InputState: mention_query_at_cursor untuk deteksi token @mention di
posisi cursor, dan open_mention_autocomplete untuk fuzzy-match file
via nucleo-matcher. select_autocomplete kini kind-aware: menyisipkan
path file ke posisi mention alih-alih mengganti seluruh buffer.
The span_text function in src/view/markdown.rs's test module was no longer
called after the dim_false_plain_text_has_no_color test was fixed. With the
crate's dead_code = "deny" lint enabled, this unused function caused a compile
error. Removed it.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
The first assertion was checking span_text() which concatenates all spans
including trailing paragraph-end newlines, making the test guaranteed to fail.
Changed to check spans[0].content directly to verify the text span itself
contains 'hello world' with no color applied when dim=false.
Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
Tambahkan helper apply_dim dan diff_line_style, ubah signature
render_markdown untuk menerima flag dim, serta deteksi fence bahasa
diff sehingga baris +/-/@@ tetap berwarna meskipun pesan sedang
dirender dim (tampilan tool-output).
- Added functionality to generate lessons based on code reviews, including prompts and instructions for the reviewer.
- Updated the `.gitignore` to exclude lesson documentation files.
- Removed the `/lesson` command from the help menu and command parsing.
- Enhanced the status bar to display a message when a lesson is being generated.
- Introduced a new `lesson_running` state to track lesson generation progress.
- Updated various components to handle the new lesson generation workflow, including subagent events and token usage tracking.
Colons are now at column 9 for all five lines (labels right-aligned
in 6-char field). Values start at column 10. Leading zeros retained
for minutes/seconds via {:02}.
total: 0 tok
main: 0 tok
learn: 0 tok
calls: 0
time: 0h 06m 46s
All five lines now use consistent label-first ' {:<7} {}' pattern
with aligned colons (column 9) and values (column 10). Elapsed time
uses {:02} leading zeros for minutes/seconds.
Fixes malformed output where some lines used number-first order
('{} tok total') while others used label-first ('main: {} tok'),
causing visual misalignment in the ~28-char-wide sidebar column.